Kumpulan Pengetahuan Islam



Islam adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah. Agama ini termasuk agama samawi (agama-agama yang dipercayai oleh para pengikutnya turun dari langit) yang termasuk dalam golongan agama Ibrahim. Dengan lebih dari satu seperempat milyar orang di seluruh dunia, menjadikan islam sebagai agama terbesar kedua di dunia setelah agama Kristen. Islam memiliki arti “penyerahan”, atau penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.  Pengikutnya dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti “seseorang yang tunduk kepada Tuhan”. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunakn firman-Nya kepada manusia melalui para nabi & rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Nabi Muhammad saw adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah.

Aspek Kebahasaan

Kata Islam merupakan pernyataaan kata nama yang berasal dari akar triliteral s-l-m, dan didapat dari kata kerja bahasa Arab Aslama, yaitu “untuk menerima, menyerah atau tunduk”. Dengan demikian Islam berarti penerimaan dari  penundukan kepada Allah, dan penganutnya harus menunjukkan ini dengan menyembah-Nya, menuruti perintah-Nya, dan menghindari politheisme. Dalam beberapa ayat, kualitas Islam sebagai kepercayaan yang ditegaskan: “Barang siapa yang Allah manghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam...”.
Ayat lain menghubungkan Islam dan din (lazimnya diterjemahkan sebagai “agama”) : “... Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untukmu agamamu,dan telah Ku-ucapkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” Namun masih ada yang lain yang mengganbarkan Islam itu sebagai perbuatan kembali kepada Tuhan-lebih dari hanya pengesahan keimanan.
Secara etimologis, kata Islam diturunkan dari akar yang sama dengan kata salam yang berarti “damai”. Kata ‘Muslim’ juga berhubungan dengan kata Islam yang artinya “orang yang berserah diri kepada Allah”.

Kepercayaan

Kepercayaan dasar Islam dapat ditemukan dalam dua kalimat shahadatain (dua kalimat persaksian), yaitu “Laa ilaha illallah, Wa asyhadu anna Muhammadur Rasulullah” yang berarti “Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah”. Adapun bila seseorang meyakini dan kemudian mengucapkan dua kalimat persaksian ini, berarti iasudah dapat dianggap sebagai seorang Muslim atau mu’alaf. Kaum Muslim percaya  bahwa Allah mewahyukan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW, Penutup segala Nabi Allah (khataman-nabiyin),dan menganggap bahwa Al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumber fundamental Islam. Mereka tidak menganggap Muhammad sebagai penggagas agama baru, melainkan sebagai pembaharu dari keimanan monoteistik dari Nabi Ibrahim as, Nabi Musa as, Nabi Isa as, dan nabi-nabi lainnya. Tradisi Islam menegaskan bahwa agama Yahudi dan Kristen telah membelokkan wahyu yang Tuhan berikan kepada nabi-nabi ini dengan mengubah teks atau memperkenalkan inteprestasi palsu, ataupun kedua-duanya. Umat Islam juga meyakini Al-Qur’an sebagai kitab suci dan pedoman hidup mereka yang disampaikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui perantara malaikat Jibril yang sempurna dan tidak ada keraguan di dalamnya (Q. S. Al-Baqarah:2). Allah juga telah berjanji akan menjaga keotentikan Al-Qur’an hingga akhir zaman dalam suatu ayat.  Adapun sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an, umat Islam juga diwajibkan untuk mengimani kitab suci dan firman-Nya yang diturunkan sebelum Al-Qur’an melalui nabiu dan rasul terdahulu adalah benar adanya. Umat Islam juga percaya bahwa selain Al-Qur’an, seluruh firman Allah yang terdahulu telah mengalami perubahan oleh manusia. Mengacu pada kalimat di atas, maka umat Islam meyakini bahwa Al-Qur’an adalah satu-satunya kitab Allah yang benar-benar asli sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya.

Profil Muslim di Indonesia

Umat Islam juga percaya bahwa Islam adalah agama yang dianut oleh seluruh nabi dan rasul utusan Allah sejak masa Nabi Adam as, dangan demikian tentu saja Nabi Ibrahim as juga menganut Islam. Sehingga ketika penaklukan kota Mekkah oleh umat Islam tidak terjadi pertumpahan darah. Ketika Muhammad wafat, hampir seluruh Jazirah Arab telah memeluk agama Islam.

Khalifah Rasyidin

Khalifah Rasyidin atau Khulafaur Rasyidin memiliki arti pemimpin yang baik diawali oleh kepemimpinan Abu Bakar, dan dilanjutkan oleh kepemimpinan Umar bin Khattab, Ustman bin Affan, dan Ali bi Abu Thalib. Pada masa ini, umat Islam mencapai kestabilan politik dan ekonomi. Abu Bakar memperkuat dasar-dasar kenegaraan umat Islam dan mengatasi beberapa pemberontakan dari suku Arab yang terjadi setelah meninggalnya Muhammad. Umar bin Khatab, Ustman bin Affan, dan Ali bi Abu Thalib. Berhasil memimpin bala tentara dan kaum Muslimin pada umumnya mendakwahkan Islam, terutama ke Syam, Mesir, dan Irak. Dengan takluknya negeri-negeri tersebut, banyak harta rampasan perang dan wilayah kekuasaan  yang dapat diraih oleh umat Islam. Masa khalifahan selanjutnya setelah periode Khalifah Rasyidin, kepemimpinan umat Islam berganti dari tangan ke tangan dengan pemimpinnya yang juga disebut “khalifah”, atau terkadang “amirul mukminin”, “sultan”, dan sebagainya. Pada periode ini khalifah tidak lagi ditentukan berdasarkanorang yang terbaik di kalangan umat Islam, melainkan secara turun temurun dalam satu dinasti sehingga banyak yang menyamakannya dengan kerajaan. Besarnya kekhalifahan umat Islam telah menjadikannya salah satu kekuatan politik yang terkuat dan terbesar di dunia pada saat itu. Timbulnya tempat-tempat pembelajaran ilmu-ilmu agama, filsafat, sains, dan tata bahasa Arab di berbagai wilayah dunia Islam telah mewujudkan satu kontinuitas kebudayaan Islam yang agung. Banyak ahli-ahli ilmu pengetahuan bermunculan dari berbagai negeri-negeri Islam, terutama pada zaman keemasan Islam sekitar abad ke-7 sampaiabad ke-13 masehi.
 Luasnya wilayah penyebaran agama Islam dan terpecahnya kekuasaan kekhalifahan yang sudah dimulai sejak abad ke-8, menyebabkan munculnya berbagai otoritas-otoritas kekuasaan terpisah yang berbentuk “kesultanan”, yang telah menjadi kesultanan-kesulatanan yang memilki kekuasaan yang kuat dan terkenal di dunia. Meskipun memiliki kekuasaan terpisah, kesultanan-kesultanan tersebut secara nominal masih menghormati dan menganggap diri mereka bagian dari kekhalifahan Islam.
Pada kurun ke-18 dan ke-19 masehi, banyak kawasan-kawasan Islam jatuh ke tangan penjajah Eropa. Kesultanan Utsmaniyyah (Kerajaan Ottoman) yang secara nominal dianggap sebagai kekhalifahan Islam terakhir, akhirnya tumbang selepas Perang Dunia I. Kerajaan ottoman pada saat itu dipimpin oleh Sultan Muhammad V. Karena dianggap kurang tegas oleh kaum pemuda Turki yang dipimpin oleh Mustafa Kemal Pasha atau Kemal Attaturk, sistem kerajaan dirombak dan diganti menjadi republik.

Demografi

Masjid Quba di Madinah, Arab Saudi.
Saat ini diperkirakan terdapat antara 1.250 juta hingga 1,4 milyar umat Muslim yang tersebar di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut sekitar 18% hidup di negara-negara Arab, 20% di Afrika, 20% di Asia Tenggara, 30% di Asia Selatan yakni Pakistan, Indiadan Bangladesh. Populasi Muslim juga dapat ditemukan dalam jumlah yang signifikan di  RRC, AS, Eropa, Asia Tengah, dan Russia. Pertumbuhan Muslim sendiri diyakini 2,9% per tahun, sementara pertumbuhan penduduk dunia hanya mencapai 2,3%. Besaran ini menjadi Islam sebagai agama dengan pertumbuhan pemeluk yang tergolong cepat di dunia. Beberapa pendapat menghubungkan pertumbuhan ini dengan tingginya angka kelahiran di banyak negara Islam (enam dari sepuluh negara di dunia dengan angka kelahiran tertinggi di dunia adalah negara dengan mayoritas Muslim). Namun belum lama ini, sebuah studi demografi telah menyatakan bahwa angkakelahiran negara Muslim menurun hingga ke tingkat negara Barat.




Tempat Ibadah

Rumah ibadah umat Muslim disebut masjid atau mesjid. Ibadah yang biasa dilakukan di masjid antara lain shalat berjama’ah, ceramah agama, perayaan hari besar, diskusi agama, belajar mengaji dan lain sebagainya.
Pandangan ini meletakkan Islam bersama agma Yahudi dan Kristen dalam rumpun agama yang mempercayai Nabi Ibrahim as. Di dalm Al-Qur’an, penganut Yahudi atau Kristen sering disebut sebagai  Ahli Kitab atau Ahlul Kitab. Hampir semua Muslim tergolong dalam salah satu dari dua mazhab terbesar, Sunni (85%) dan Syiah(15%).
Perpecahan terjadi setelah abad ke-7 yang mengikut pada ketidaksetujuan atas kepemimpinan politik  dan keagamaan dari komunitas Islam saat itu. Islam adalah agama pradominan sepanjang Timur Tengah, juga sebagian besar Afrika da Asia. Komunitas besar juga ditemui di Cina, Semenanjung Balkan di Eropa Timur dan Russia. Terdapat juga sebagian besar komunitas imigran Muslim di bagian lain dunia, seperti Eropa Barat. Sekitar 20% Muslim ringgal di negara-negara Arab, 30% di subbenua India dan 15,6% di Indonesia, negara Muslim terbesar berdasar populasi.

Lima Rukun Islam

Artikel utama untuk bagian ini adalah : Rukun Islam
Islam memberikan banyak amalan keagamaan. Para penganut umumnya digalakkan untuk memegang Lima Rukun Islam, yaitu lima pilar yang menyatukan Muslim sebagai sebuah komunitas.
Tambahan dari Lima Rukun Islam, hukum Islam (syariah) telah membangun tradisi printah yang telah menyentuh pada hampir semua aspek dan kehidupan kemasyrakatan. Tradisi ini meliputi segalanya dari hal praktikal seperti kehalalan, perbankan, jihad, dan zakat.
Isi dari kelima Rukun Islam itu adalah :
1.  Mengucap dua kalimat syahadat dan meyakini bahwa tidak ada yang berhak ditaati dan disembah dengan benar kecuali Allah saja dan meyakini bahwaNabi Muhammad SAW adalah hamba dan rasul Allah.
2.  Mendirikan shalat lima kali sehari.
3.  Membayar zakat.
4.  Berpuasa pada bulan Ramadhan.
5.  Menunaikan ibadah haji bagi mereka yang mampu.

Enam Rukun Iman

Artikel utama untuk bagian ini adalah : Rukun Iman
Muslim juga mempercayai Rukun Iman yang terdiri atas 6 perkara, yaitu :
1.  Iman kepada Allah
2.  Iman kepada malaikat Allah
3.  Iman kepada kitab-kitab Allah
4.  Iman kepada nabi dan rasul Allah
5.  Iman kepada hari kiamat
6.  Iman kepada Qada dan Qadar

Doktrin Islam

Hampir semua Muslim tergolong satu dari dua mazhab terbesar, Sunni (85%) dan Syiah(15%). Perpecahan terjadi setelah abad ke-7 yang mengikut  pada ketidaksetujuan atas kepemimpinan politik dan keagamaan dari komunitas Islam ketika itu. Islam adalah agama pradominan sepanjang Timur Tengah, juga di sebagian besar Afrika dan Asia. Komunitas besar juga ditemui di Cina, Semenanjung Balkan di Eropa Timur dan Russia. Terdapat juga sebagian besar komunitas imigran Muslim di bagin lain dunia, seperti Eropa Barat. Sekitar 20% Muslim tinggal di negara-negara Arab, 30% di subbenua India dan 15,6% di Indonesia, adalah negara Muslim terbesar berdasarkan populasinya.
Negara dengan mayoritas pemeluk Islam Sunni adalah Indonesia, Arab Saudi, dan Pakistan sedangkan dengan negara mayoritas Islam Syi’ah adalah Iran dan Irak. Doktrin antara Sunni dan Syi’ah berbeda pada masa imamah (kepemimpinan) dan peletakan Ahlul Bait (keturunan Rasulullah SAW). Namun secara umum, baik Sunni maupun Syi’ah percaya pada rukun Islam dan rukun iman walaupun dengan terminologi yang berbeda.

Allah

Artikel utama untuk bagian ini adalah : Allah dan Tauhid
Konsep Islam teologikal fundamental adalah tauhid—kepercayaan bahwa hanya ada satu Tuhan. Istilah Arab untuk Tuhan ialah Allah; kebanyakan ilmuwan

Leave a Reply

Powered by Blogger.